Thursday, April 15, 2021

Leroy Sane Dikritik Pedas, Usai Bayern Didepak PSG





Menyusul tersingkirnya Bayern di perempatfinal Liga Champions, Legenda Bayern Munich Mehmet Scholl mengkritik penampilan Leroy Sane.

Gol tunggal Eric Choupo-Moting di babak pertama memastikan Bayern mengalahkan PSG 1-0 di pertandingan leg II di Parc des Princes, Selasa (13/4/2021). Namun, kemenangan itu tidak cukup untuk meloloskan Die Roten. Dengan agregat 3-3, sang juara bertahan kalah produktivitas gol tandang.

Di pertandingan itu sendiri, Sane tampil penuh selama 90 menit dengan membuat tiga percobaan (satu on target), dan tiga operan kunci. Sayangnya, winger Jerman itu kerap kali membuat keputusan yang salah. Bandar Judi Bola Terpercaya

Dengan kegagalan ini, Bayern tinggal memiliki Bundesliga untuk diperjuangkan karena juga sudah terdepak di DFB-Pokal [babak kedua]. Hasil kurang sip ini berbanding lurus dengan performa Sane, yang dianggap belum memenuhi ekspektasi usai ditebus dari Manchester City sebesar 50 juta euro pada musim panas lalu. Sekalipun dia sudah menyumbang delapan gol dan sembilan assist di semua kompetisi.


Mehmet Scholl pernah membantu Bayern Munich memenangi medali juara Liga Champions 2001. Scholl heran karena Leroy Sane belum juga mencapai penampilan puncaknya.

"Saya bingung, saya tidak tahu. Di usia 25 tahun, dia masih belum matang," ungkap Scholl 

"Kapan saya harus menggiring bola? Kapan saya harus melewati lawan dari sisi mana? Perpaduannya belum pas, dia masih kurang struktur." Promo Menarik

"Dia memang semakin baik secara keseluruhan dan semakin memahami Bayern Munich, tapi dia sejauh ini belum memiliki pengaruh di dalam sebuah pertandingan seperti Arjen Robben atau Franck Ribery," Ujar Scholl 

link alternatif : www.cantikcrown.com

No comments:

Post a Comment

Barella Menjadi Pilihan Utama Mancini di Lini Tengah Italia

  ayomama.com - Mantan pelatih Italia, Marcelo Lippi menilai Nicolo Barella akan menjadi bintang di Piala Eropa 2020, Ia bakal melanjutkan ...